Pages

Sabtu, 26 Februari 2011

Benarkah Al Quran hanya bersemayam dihati orang-orang berkalangan ekonomi menengah kebawah?

Al Quran merupakan petunjuk akan jalan lurus kehidupan manusia di dunia hingga di akhirat. Al Quran diturunkan oleh Pencipta&Penguasa jagat raya Allah SWT melalui malaikat jibril yang kemudian disampaikan kepada rasulullah Muhammad SAW sebagai petunjuk ummat hingga akhir zaman. Al Quran telah diturunkan lebih dari 10 abad yang lalu,yg terdiri dari 30 juz,114 surat. Jumlah yang cukup banyak, dan bukan sebuah rahasia umum lagi, aneh tetapi nyata kalau Al Quran ternyata mampu dihafal sempurna lebih dari jutaan manusia yang tersebar didunia. Sehingga kemurnian&keotentikan Al Quran senantiasa terjaga sejak diturunkan oleh Allah kedunia ini hingga dunia ini berakhir. Hingga tahun 2011 ini, Al Quran pun masih relevan dalam memberikan pengajaran terutama di bidang teknologi.
            Namun, Benarkah AlQuran hanya bersemayam dihati orang-orang miskin ?
Dari beberapa pesantren dikota-kota besar seperti depok, dari 40 santri yang hafal sempurna Al Quran 30 juz, 99% mereka dari golongan eknonomi menengah kebawah. Hal yang tidak jauh berbeda di pesantren tebuireng jombang pun demikian. Lalu, apakah orang-orang yang dikaruniakan kelebihan rezeki oleh Allah cenderung tidak digunakanya untuk kebaikan atau bahkan mereka kufur nikmat?Na`udzubillah, Wa`allahu`alam, hanya Allah yang Maha Tahu. Mari kita bermuhasabah.
            Namun ada satu pertanyaan yang cukup menggelitik, tetapi patut untuk direnungkan, benarkah Al Quran hanya bersemayam dihati orang-orang yang berparas tidak begitu indah?
            Pada mulanya, seorang perempuan memang rawan untuk berbuat dosa. Hingga rasul pun pernah berwasiat kepada kita bahwa, " Tiada aku meninggalkan suatu fitnah sesudahku lebih berbahaya terhadap kaum pria daripada godaan wanita. " (HR. Bukhari dan Muslim). Dari teman-teman penulis para hafidzah yang hafalannya sudah cukup bagus, bisa dikatakan bahwa 90% dari mereka berparas biasa saja. Kehidupanya jauh dari kata glamour, tidak terlalu banyak berhias, pakaian yang dikenakanya pun sangat sederhana namun masih dalam rambu-rambu syariat islam, tidak begitu mahal, tidak mencolok/ menjadikan seseorang terpikat karena melihatnya, tutur katanya santun namun tidak dibuat-buatnya, sikapnya tenang penuh kekhusyu`an,  sapaannya ramah namun bersahabat. Intinya mereka berparas tidak terlalu cantik yang tidak menjadikan lawan jenisnya guling-guling hilang kesadaran, tetapi hati&perilakunya begitu sangat cantik,anggun, hingga tiap orang pun dibuat tersipu malu karnanya. Lalu, apakah orang-orang demikian, yang dikaruniakan Allah dengan wajah yang cantik, indah, menawan, banyak dosanya, hingga Al Quran enggan bersemayam dihati mereka? apakah kecantikan merupakan ujian terberat perempuan yang bisa menjadikanya pintu utama dosa-dosa mereka? Wa`allahu`alam, hanya Allah yang Maha Tahu. Mari kita bermuhasabah.
            Yang pasti, Al Quran hanya akan bersemayam dihati seorang hamba yang suci hati&perilakunya.
Ya Allah, begitu banyak karunia nikmat yang kauberikan kepadaku
Dalam detikMu, engkau senantiasa merawat,menjaga,dan memenuhi kebutuhan makhluk-makhlukmu
Begitu luas alamMu ini  ya Allah,
Namun karunia,kasih&sayangMu begitu jauh lebih luas dari alam yang Kau ciptakan ini
Allah, Aku mencintaiMu
Izinkanlah aku untuk mampu memahami, mentadabburi, mentahfidz, dan mengamalkan dari setiap bait ayat -ayatMu...
Sebagai bekalku untuk berpulang dihadapanMu....

3 komentar:

Aku Ingin Dipanggil Ukhti mengatakan...

hanya titipan. amanah. insyaAllah berfaedah (amin)

Rinai mengatakan...

nikmatNYA senantiasa mengalir,lemah diri ini tanpaMU...
terimakasih untuk catatannya, nice post :)

oh,iya blognya ganti jadi Muslim Statiscian. hoho like this. traktiraaaannn,hehe

Aku Ingin Dipanggil Ukhti mengatakan...

yaah din, we can't breath without Allah subhanahu wa ta'ala. Just Allah.. ^^

insyaAllah tampilan baru nih dinn...hi hi

Posting Komentar