"teman itu berjalan beriringan denganmu, bercanda denganmu, dan menghapus dukamu. kadangkala dia malah yang menyebabkan duka itu, namun apakah begitu mudahnya engkau menghapus kebaikan-kebaikannya selama ini hanya dengan satu dua kesalahan semata? untukmu, sahabatku.."
tiba-tiba diri ini ingin sekali membuat postingan tentang makhluk yang Allah kirimkan untukku, yang banyak membantu masalahku di kala aku di tempat perantauan menimba ilmu. sahabat itu ada dimana-mana, dan selamanya akan menjadi sahabat. karena ikatan ini kuat, setidaknya saya pernah mendengar bahwa manusia akan tertaut pada hati yang memiliki kesamaan dengannya dan ini terjadi secara alamiah. tidak bisa dipaksakan. entah mengapa, ketika bertemu dengan orang asing secara otomatis kita sudah bisa menentukan dengan siapa kita bisa nyaman dan "nyambung".
pertemuan dengan mereka, enam orang sahabatku di program studi Statistika kelas A, kira-kira tiga tahun yang lalu. memang tidak serta merta kami dipertemukan langsung ber-enam. mula-mula saya berteman dengan dua diantara mereka, yaitu Firsty dan Dinda.Firsty berasal dari Ponorogo dan Dinda berasal dari Kepanjen (Malang). ceritanya, waktu itu kuliah pertama kali di semester I tentang Biologi Dasar dan mereka berdua duduk di sebelah saya. dan perkenalan pun dimulai, sampai akhirnya usai kuliah kami memutuskan untuk saling mengunjungi tempat kost masing-masing dan percakapan-percakapan perkenalan lainnya dimulai hingga akhirnya kami menjadi semakin dekat.